NASIONAL


Tampilkan postingan dengan label Media Serambi Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Serambi Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Januari 2016

Tagged under: , , , ,

16 Tim Ramaikan PIM Dewantara Cup

ilustrasi

LHOKSEUMAWE - Turnamen sepakbola bertajuk PIM Dewantara Cup II akan bergulir di lapangan Keude Krueng Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, mulai 19 Juni hingga 2 Juli 2013. Tim yang sudah mendaftar dalam turnamen tersebut sebanyak 16 tim. Ke-16 tim tercatat PS Keude Krueng Geukueh, PS Paloh Lada, PS Geulumpang Sulu Barat, Ulee Pulo, Uteun Geulinggang, Bangka Jaya, Tambon Baroh, Tambon Tunong, Paloh Gadeng, Paloh Igeuh, Pulo Rungkom, Geulumpang Sulu Timu, Ulee Reuleng, Lancang Barat, Bluka teubai, Plus Muspika Cup.
Ketua Panitia, Fakhrurazi kepada Serambi Jumat (14/6) menyebutkan, persiapan untuk pelakasanaan turnamen tersebut sudah rampung mulai dari lapangan dan juga nama-nama tim yang akan memeriahkan turnamen tersebut. “Tadi pagi (hari ini red) kami panitia sudah melaksanakan technical meeting dengan semua manajer tim,” katanya.
Disebutkan tujuan diadakan turnamen tersebut selain agenda tahunan dari PT PIM, juga untuk menyambung silaturrahmi sesama tim yang ada di dewantara juga pembinaan kepada tim yang berada di lingkungan perusahaan tersebut. “Kita berharap kepada semua tim nantinya menjunjung tinggi sportivitas saat berlaga, karena tujuan turnamen ini adalah mempererat silaturahmi,” katanya.(c37)
Tagged under: , , , , , ,

PIM Dewantara Cup Bergulir

ilustrasi
LHOKSEUMAWE - Turnamen sepakbola bertajuk PIM Dewantara Cup I, sore nanti akan mulai bergulir di Lapangan Keude Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Even yang diikuti 16 tim tersebut  akan dibuka Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib dan dihadiri jajaran direksi PT PIM.
Ketua Panitia, Fachrurazi kepada Serambi kemarin menyebutkan, untuk memeriahkan turnamen tersebut akan dipentaskan pertandingan muspika melawan dengan Pemkab Aceh Utara. Setelah pertandingan eksebisi itu, kemudian dilanjutkan laga perdana antara Keudee Krueng Geukueh melawan PS Pulo Rungkom.
Krueng Geukueh untuk laga ini akan diperkuat Indra Ifantri yang pernah memperkuat PSLS Lhokseumawe, dan Pora Andika. Pulo Rungkom juga akan menurunkan sejumlah pemain terbaik. Duel ini pastinya berlangsung ketat mengingat tim kalah harus tersingkir.
Tim lain yang akan memeriahkan turnamen tersebut adalah PS Tambon Tunong, PS Tambon Baroh, PS Paloh Gadeng, PS Bangka Jaya, PS Bluka Teubai, PS Geulumpang Sulut Barat. Kemudian Tim Geulumpang Sulut Timu, Tim Lancang Barat, Tim Paloh Lada, Uteuen Geulinggang, Paloh Igeuh, Ulee Pulo, Ulee Reuleum dan PS PT PIM.(c37) 
Tagged under: , , , , ,

Juara Pidato yang Ingin Jadi Dokter

Aris MolidySantri berpresatsi
dari Misbahul Ulum Paloh
MENGUCAPKAN salam yang diiringi salaman dan mencium tangan guru, itulah hal pertama yang selalu dilakukan Aris Molidy saat bertemu gurunya di Pesantren Misbahul Ulum Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Hal itu pula yang dilakukan santri asa Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara saat Serambi menyambangi pesantren itu Sabtu (6/8).
Dengan sikap sopan santun yang dimilikinya, anak pertama dari lima bersuadara pasangan H Rasyidi dan Hj Nurjannah itu memang sangat dihargai teman-temannya. Apalagi, sejak masuk pesantren itu hingga kini kelas V (kelas II MAS Misbahul Ulum) Aris selalu mendapat ranking satu di kelas. Selain meraih prestasi bidang akadamik, Aris juga begitu aktif pada setiap kegiatan ekstrakurikuler yang digelar pesantren itu.
Buktinya, nyaris tiap tahun Aris memperoleh juara pada setiap lomba pidato bahasa Inggris yang digelar pesantren itu atau tingkat Kota Lhokseumawe. “Saya mampu berpidato dalam bahasa Inggris berkat aturan di pesantren ini. Pasalnya, sejak semester II santri wajib berbahasa Inggris dan Arab di kompleks dayah. Walau awalnya agak  sulit, namun lama kelamaan saya terbiasa dengan bahasa Inggris. Hasilnya, saat mengikuti lomba pidato saya beberapa kali menjadi juara,” ungkapnya.
Prestasi yang diraihnya antara lain, juara I pidato Bahasa Inggris tingkat pasantren tahun 2008 dan 2010, serta sebulan lalu Aris juga meraih juara dua lomba pidato bahasa Inggris tingkat Lhokseumawe yang digelar Radio Istiqamah PT Arun.
Ditanya kesannya selama lima tahun dirinya berada di Pasantren Misbahul Ulum, Aris mengaku begitu besar makna pendidikan yang telah diterimanya, terutama dengan ketatnya disiplin membuat dia kini menjadi orang yang sangat menghargai waktu. “Terutama untuk bisa selalu shalat berjamaah dan tidak telat masuk belajar di sekolah atau pengajian,” urainya.
Di akhir ceritanya, Aris mengaku meski sudah banyak ilmu agama yang diperolehnya di pesantren itu, setamat dari pesantren itu dirinya ingin menjadi dokter. Karena selain dari dirinya, harapan yang sama juga datang dan menjadi cita-cita kedua orang tuanya. “Karena pekerjaan dokter sangat mulia karena kita bisa menolong orang yang sakit,” ujarnya polos. Semoga! (Saiful Bahri)
Tagged under: , , , , , ,

Mahasiswa Unimal Juara Dua Esai Nasional

Asmaul Husna
LHOKSUKON - Asmaul Husna, mahasiswa semester VII jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara meraih juara dua lomba menulis esai nasional yang diselenggarakan Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG) Jakarta. Sedangkan juara satu dan tiga lomba itu diraih Rajib Dri Angga dan Muhammad Fakhruzi (mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta).
Panitia menyediakan hadiah uang tunai untuk juara satu Rp 3,5 juta, juara dua Rp 2,5 juta, dan juara tiga Rp 1,5 juta. Asmaul Husna menulis esai berjudul ‘Menghijaukan Pembangunan Nasional.’ “Hadiah diserahkan pada 19 September 2012 di Four Seasons Hotel Jakarta,” ujar Asma kepada Serambi, kemarin.
Dikatakan, lomba itu dibuka Juni sampai Agustus lalu. Tema lomba itu menuju kedaulatan pangan, energi dan penyelamatan lingkungan hidup. Ditambahkan, dewan juri dalam lomba itu yakni Soegeng Sarjadi, Fajroel Rachman (pengurus SSSG), Irwan Julianto (jurnalis senior Kompas) dan Farhan Helmy (anggota Dewan Nasional Perubahan Iklim Indonesia).

“Saya bersyukur bisa meraih juara dua. Ke depan, saya akan terus berusaha agar bisa meraih juara satu pada lomba tulis lainnya,” katanya.(c46)
siapa asma?

- Nama: Asmaul Husna
- Lahir: Desa Meucat (Nisam), 5 Juni 1991
- Orang tua: Ibrahim Yunus dan Siti Nurmansyah
- Alamat : Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara
Tagged under: , , , , , ,

Juara Olimpiade yang Gemar Baca Komik

Yuwan Anmadet Oktario

YUWAN Anmadet Oktario mengenakan kemeja lengan panjang ketika berbincang engan Serambi, Minggu (13/1). Dia termasuk pelajar berprestasi di SMPS Iskandar Muda yang beralokasi di Kompleks PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM), Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.
Anak pertama dari pasangan Ruswandi dan Sri Wahyuni ini meraih juara dua olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang studi IPS tingkat Kabupaten Aceh Utara tahun 2012. Yuwan—panggilanakran—Yuwan Anmadet Oktario mengikuti lomba sejenis tingkat Provinsi Aceh. Namun, dia gagal meraih juara pada even tersebut.
Yuwan juga berhasil meraih juara pertama olimpiade global house tingkat SMPS Iskandar Muda tahun 2011. Di bidang agama, Yuwan meraih juara dua lomba hapal ayat pendek tingkat Kecamatan Dewantara, tahun 2009.

Pelajar kelas tiga SMP tersebut, kini mengikuti les tambahan untuk persiapan ujian nasional yang berlangsung April mendatang. Usai pulang sekolah, pelajar yang gemar membaca komik ini mengaji di Balai Pengajian Raudatul Raihan Krueng Geukueh, Aceh Utara. “Saat ini, saya fokus untuk belajar tambahan juga. Saya ingin melanjutkan pendidikan di SMA Modal Banda Aceh,” ujar Yuwan sambil tersenyum.
Yuwan juga mengikuti latihan rutin tim basket SMPS Iskandar Muda. Selain itu, dua kali dalam sepekan, Yuwan mengikuti kursus alat musik drum. “Saya hobi menggebuk drum,” ujar Yuwan.  Lalu, apa cita-cita Yuwan? “Saya ingin menjadi pengusaha sukses. Membuka lapangan kerja pada masyarakat. Semoga ke depan, cita-cita ini bisa tercapai,” pungkas Yuwan sambil tersenyum. 

* masriadi sambo
data diri?
-    Nama: Yuwan Anmadet Oktario
-    Lahir: Lhokseumawe, 1 0ktober 1998
-    Orang tua: Ruswandi dan Sri Wahyuni
-    Alamat: Simpang Empat, Krueng Geukueh, Aceh Utara
-    Prestasi: Juara II Olimpiade Sains Nasional (OSN) pelajaran IPS,Aceh Utara tahun 2012, juara I olimpiade global house SMPS Iskandar Muda (2011), dan Juara II hapal ayat pendek tingkat Kecamatan Dewantara (2009)
Tagged under: , , , , , ,

Garden by The Bay, Taman Berasa Dunia

Muftahuddun H. Lidan
OLEH MUFTAHUDDIN H. LIDAN, Putra Tambon Tunong, Aceh Utara, mahasiswa S2 Department of Syariah and Economics, University of Malaya, melaporkan dari Singapura
DI sela-sela kesibukan kuliah, saya berkunjung ke Singapura dari Kuala Lumpur untuk sekadar menghabiskan akhir pekan. Ini kunjungan saya yang ketiga ke “Negeri Singa” tersebut. Namun, liburan kali ini terasa lebih berbeda dibanding kunjungan sebelumnya, karena saya menjelajahi Garden by The Bay yang letaknya tak jauh dari Merlion Park, ikon Singapura itu.
Garden by The Bay merupakan taman yang terletak di tengah Kota Singapura seluas 101 hektare. Garden ini termasuk dalam kategori sepuluh taman terbaik di dunia dan pada tahun 2014 dianugerahi International Thea Award untuk Penghargaan Luar Biasa oleh Themed Entertainment Association.
Di taman itu ada dua tempat yang menjadi favorit bagi para pengunjung, yaitu Supertree Grove dan kompleks konservatorium berbentuk kubah besar. Terdiri atas dua macam konservatori, yaitu Flower Dome dan Cloud Forest yang di dalamnya terdapat berbagai macam tanaman langka di dunia.

Supertree Grove merupakan pohon-pohon raksasa buatan yang terletak di tengah Garden by The Bay setinggi 30-50 meter. Terbuat dari beton yang seluruh permukaan batangnya ditutupi oleh berbagai macam jenis tanaman merambat. Pepohonan raksasa buatan itu berfungsi sebagai penampung air hujan dan mempunyai fungsi ekologis seperti pohon asli (bukan buatan) dengan menggunakan teknologi yang supercanggih.
Selain itu, pohon-pohon buatan itu mampu membuat udara di sekitarnya terasa sejuk karena mampu menyaring udara.
Pada malam hari, setiap pukul 19.45 dan 20.45 di Supertree Grove terdapat pertunjukan Garden Rhapsody yang berdurasi 15 menit. Ini merupakan pertunjukan lampu dan laser warna-warni pada pohon-pohon raksasa buatan tersebut. Warna-warni lampu diiringi oleh musik orkestra yang seolah-olah lampu warna-warni tersebut “menari-nari” mengikuti alunan musik orkestra yang diputar dengan keras. Warna-warni lampu tersebut sangatlah indah. Para pengunjung sangat antusias menikmati pertunjukan ini, termasuk saya.
Halaman
123
Berita Terkait:Citizen Reporter